Artikel

Mencegah dan Mengobati Infeksi Jamur Kulit


Infeksi kulit yang disebabkan jamur tentu terasa gatal dan mengganggu. Beberapa infeksi kulit seperti panu, kadas, dan kurap air memang mudah disembuhkan. Khususnya pada orang-orang yang sehat, infeksi itu biasanya tidak menyebar pada permukaan kulit, sehingga mudah untuk disembuhkan.
 

Dokter memiliki pengobatan yang sangat baik untuk infeksi kulit yang terjadi pada kaki, kuku, paha, punggung, dan bagian tubuh lainnya. Namun, ada kecenderungan untuk infeksi kulit yang disebabkan jamur menjangkit berulang kali pada banyak orang, bahkan setelah melakukan pengobatan yang efektif. Hal ini dapat terjadi karena sistem imun tubuh yang berbeda-beda. Beberapa orang tahan terhadap alergi, sedangkan yang lainnya mudah terserang flu. Beberapa orang sering terserang maag, dan yang lainnya rentan terhadap infeksi kulit yang berulang.  

Kecenderungan berulangnya infeksi kulit yang disebabkan jamur pada orang dewasa, khususnya pada kaki dan sela-sela jari kaki merupakan kondisi genetik. Kulit mereka tidak dapat mengenali jamur kulit penyebab infeksi sebagai sesuatu yang asing dan harus dihilangkan. Karena sistem imun tubuh belajar untuk mengenali jamur tersebut sebagai bagian dari tubuh dan tidak lagi melawannya.  

Anak-anak jarang terinfeksi jamur kulit pada kaki, khususnya sebelum usia lima tahun, karena tubuh mereka bereaksi cepat terhadap jamur tersebut. Namun, anak-anak kerap terinfeksi jamur kulit pada kulit kepala dibandingkan dengan orang dewasa.  

Kita memang tidak dapat selalu terhindar dari jamur, karena mereka hidup sangat dekat dengan kita seperti pada lantai, kotoran, dan pada orang. Jamur menyukai tempat yang hangat dan lembap, sehingga menyebabkan beberapa kulit tertentu menjadi lebih rentan untuk terinfeksi.   Beberapa infeksi jamur kulit dapat disembuhkan dengan obat bebas.

Namun, Anda juga bisa mencoba mengobati infeksi jamur kulit menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Bahan-bahan di bawah ini merupakan bahan-bahan yang baik digunakan untuk menyembuhkan infeksi jamur kulit yang tidak parah.

  1.    Yoghurt Yoghurt dapat mengurangi pertumbuhan jamur karena mengandung probiotik, yaitu bakteri yang melapisi saluran pencernaan dan membantu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting dan menyerang infeksi.

2.   
Minyak Kelapa
Menurut penelitian yang dipublikasikan pada the US National Library of Medicine, minyak kelapa mengandung asam lemak rantai menengah yang dapat membunuh spesies jamur dan menyembuhkan infeksi saat dioleskan pada bagian yang terinfeksi.

3.   
Bawang Putih
Sifat antibakteri pada bawang putih sangat baik untuk mengobati infeksi kulit.  Selain itu, bawang putih juga bekerja sebagai antibiotik yang dapat membantu proses penyembuhan.

4.   
Cuka Apel
Cuka apel mengandung antimikroba yang dikenal untuk mengobati berbagai macam infeksi jamur kulit. Dengan mengkonsumsi cuka apel dapat membantu membunuh infeksi sementara mencegah jamur tersebut untuk menyebar, dan juga meningkatkan waktu penyembuhan. Cuka apel mengandung banyak nutrisi penting seperti fosfor, magnesium, kalsium, dan potassium.  

Anda juga dapat mencegah infeksi jamur kulit dengan melakukan hal-hal berikut:

1.   
Jaga kaki tetap bersih dan kering, ganti kaus kaki setiap hari, dan gunakan sepatu yang dapat membuat kaki “bernafas” seperti sepatu berbahan kulit, lebih baik tidak menggunakan sepatu berbahan plastik. Serta, pastikan ukuran sepatu pas pada kaki dan tidak terlalu ketat.


2.   
Apabila Anda memiliki infeksi jamur kulit pada bagian tubuh tertentu seperti pada pangkal paha, pertimbangkan untuk mengganti shampoo Anda dengan shampoo anti ketombe.

3.    Hindari berjalan tanpa alas kaki, khususnya di kamar mandi, kamar ganti, tempat olahraga, pada karpet, dan kamar mandi umum. Sebaiknya menggunakan sandal saat berada di tempat-tempat tersebut.
4.    Buang sepatu maupun sandal yang sudah lama dipakai. Jangan berbagi sepatu dengan orang lain.
5.    Aplikasikan krim anti jamur, seperti Salas Salep 19, pada telapak kaki dan kuku, serta bagian lain yang terinfeksi jamur kulit.  

Sumber:
https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/ss/slideshow-fungus-infection
https://www.health24.com/Medical/Skin/Fungal-skin/5-home-remedies-for-fungal-infections-20180322-2 https://www.aocd.org/page/FungusInfectionsP

  • 04 Feb 2019
  • Pengobatan

Komentar


Tinggalkan Komentar