Artikel

Cara Menghindari Penyakit Kulit saat Musim Hujan

Indonesia mulai memasuki musim hujan. Periode ini banyak memunculkan ancaman penyakit, termasuk penyakit kulit. Karena itu, sahabat IDA harus mengantisipasi beberapa penyakit kulit yang bisa menyerang tubuh saat hujan.
.
Pada kasus penyakit kulit yang terjadi pada musim hujan, sebenarnya bukan karena air hujannya yang menjadi masalah, melainkan ada beberapa faktor lain. Biasanya itu terjadi karena lembap di tubuh yang bisa menyebabkan penyakit kulit.Jamur suka berkembang di tempat yang lembap. Ini biasanya muncul di pakaian yang basah sehabis terkena hujan atau terkena cipratan saat dalam perjalanan. 
.
Salah satu cara untuk menghindari jamur adalah dengan mengganti kaus atau pakaian yang sudah terkena hujan dalam waktu yang lama.
Selain itu, bagi sahabat IDA yang terkena hujan agar cepat segera mandi agar resiko terkena berbagai macam penyakit kulit tidak menjadi besar. Kalau bisa, segera mandi bersih dengan sabun setelah terkena air hujan. Bagi sahabat IDA yang bepergian dengan motor dan harus memakai jas hujan, usahakan setelah memakai jas hujan, jemur sampai kering sebelum kembali dipakai. Jas hujan yang basah sangat berpotensi menghadirkan jamur karena lembap.
.
Nah, memasuki musim hujan seperti sekarang ini, tidak ada salahnya untuk membawa pakaian ganti. Pakaian yang basah tentunya tidak nyaman untuk dipakai terus-menerus. Ini penting agar penyakit kulit tidak semakin berkembang di dalam tubuh.
Jika sudah terlanjur terkena penyakit kulit karena jamur seperti panu, kadas, kurap dan kutu air redakan dengan Obat Kurap 19.
.
Caranya mudah bersihkan terlebih dahulu bagian kulit yang terkena panu, kadas dan kurap. Ambil sedikit kapas, tetesi dengan OBAT KURAP CAP 19. Oleskan pada tempat yang sakit 3 kali sehari sampai sembuh, selama kurang lebih satu minggu.

  • 16 Jan 2020
  • Kesehatan

Komentar


Tinggalkan Komentar