Sertifikat

PT. Irawan Djaja Agung berkomitmen untuk menghasilkan produk berkualitas dan terus berupaya meningkatkan kualitas produk, hal ini dapat dilihat pada berbagai sertifikat yang didapatkan.

Berikut merupakan beberapa sertifikasi yang kami dapatkan :

  • CPOB

    1.    Nomor sertifikat CPOTB sediaan cairan obat luar : ST.04.03.433.12.17.03.02.396, Valid sampai dengan 18-12-2022
    2.    Nomor sertifikat CPOTB sediaan Cone (inhaler)  : ST.04.03.433.12.17.01.13.398, Valid sampai dengan 18-12-2022
    3.    Nomor sertifikat CPOTB sediaan setengah padat : ST.04.03.433.12.17.02.01.397, Valid sampai dengan 18-12-2022 
    4.    Nomor sertifikat CPOB sediaan serbuk oral non betalaktam : 4752/CPOB/A/VI/16, Valid sampai dengan 21-06-2021  

  • ISO

    Nomor sertifikat ISO : 16 00 J 16115, Valid sampai dengan 14-09-2018

Berita Perusahaan

  • 19 Sep 2018

Sejarah panjang PT. Irawan Djaja Agung bermula sejak Ie Kim Tie mendirikan toko obat di Surabaya dengan nama “Chemicalien Handel Ie Kim Tie” pada 19 September 1929. Sejak saat itu, PT. Irawan Djaja Agung telah memproduksi berbagai produk yang menemani keluarga Indonesia dari generasi ke generasi. Hingga pada tahun 1972, secara resmi Pabrik Farmasi PT. Irawan Djaja Agung (IDA) berdiri menggantikan Chemicalien Handel Ie Kim Tie sebagai produsen berbagai macam obat, makanan dan minuman – sementara Chemicalien Handel Ie Kim Tie menjadi penyalur tunggalnya.

Untuk merayakan hari ulang tahun ke-89, PT. Irawan Djaja Agung melaksanakan perayaan bersama di dua tempat, yaitu plant yang terletak di Jalan Raya Sukodono KM 3.8 Sidoarjo dan kantor yang terletak di Jalan Kalimati Tengah No.4 Surabaya, Rabu (19/9/2018) siang.

Perayaan ulang tahun itu diisi dengan doa bersama dengan manajemen, staf, dan karyawan PT. Irawan Djaja Agung. Dalam doa yang dipanjatkan, diharapkan PT. Irawan Djaja Agung mendapatkan berkah di hari ulang tahunnya.

Selamat ulang tahun ke-89, PT. Irawan Djaja Agung! Semoga semakin sukses dan tetap setia menemani keluarga Indonesia dengan produk-produk berkualitas.

  • 30 Aug 2018

PT. Irawan Djaja Agung bekerjasama dengan Isuzu MU-X Community Indonesia dan Ikatan Motor Indonesia menyalurkan bantuan kepada korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTB), Rabu (29/8/2018) kemarin.

Dengan adanya bantuan yang diberikan  PT Irawan Djaja Agung berupa produk Babylon, Minyak Kayu Putih Cap 19 dan Minyak Gosok diharapkan dapat bermanfaat untuk meringankan beban korban gempa di Lombok.

Semoga bantuan tersebut dapat memberikan kontribusi untuk membangkitkan dan memulihkan Lombok kembali.

“Seseorang yang pernah jatuh dan mampu bangkit lagi itu lebih kuat daripada seseorang yang tidak pernah jatuh sama sekali.” – Muhammad Agus Syafii

  • 28 Aug 2018

Health Babylon Oil yang selalu setia menemani anak-anak Indonesia beraktivitas setiap hari sejak tahun 2010, kini hadir dengan desain kemasan baru sejak 5 Juni 2015. Berikut perubahannya:

Desain Lama
1. Gambar burung betet, tulisan “Cap Betet”, dan “Parrot Brand” terletak di bagian bawah setelah gambar bayi.
2. Tulisan Mandarin ditampilkan secara vertikal di sisi kanan.
3. Tidak terdapat gambar botol dan tulisan spray pada rancangan (untuk kemasan spray).
4. Tulisan “Minyak Telon” tidak diberi warna dasar.
5. Tidak terdapat tulisan “Produksi/Manufactured by: PT IRAWAN DJAJA AGUNG, SIDOARJO-INDONESIA”.

Desain Baru
1. Gambar burung betet, tulisan “Cap Betet”, dan “Parrot Brand” menjadi lebih kecil dan terletak di sisi kanan bawah.
2. Tulisan Mandarin ditampilkan secara horizontal dan sejajar dengan gambar bayi.
3. Penambahan gambar botol dan tulisan “spray” (untuk kemasan spray).
4. Tulisan “Minyak Telon” diberi warna dasar hijau.
5. Penambahan tulisan “Produksi/Manufactured by: PT IRAWAN DJAJA AGUNG, SIDOARJO-INDONESIA”. 

Health Babylon Oil, minyak telon produksi PT. Irawan Djaja Agung membantu meredakan perut kembung dan memberi rasa hangat pada tubuh. Selain itu, hemmmm…. bau wangi Babylon menjadi ciri khas dari produk PT Irawan Djaja Agung.

  • 08 Mar 2018
Jakarta - Setiap tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Penetapan tanggal ini rupanya melalui proses yang panjang sejak lebih dari 100 tahun lalu. 

Dikutip dari situs resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (8/3/2018), peringatan soal Hari Perempuan Nasional pertama kali dilakukan pada 28 Februari 1909 di New York, Amerika Serikat. Agenda ini diinisiasi oleh Partai Sosialis Amerika Serikat untuk memperingati setahun berlalunya demonstrasi kaum perempuan setahun sebelumnya di New York pada 8 Maret 1908. 

Gerakan tuntutan hak oleh kaum perempuan pada 1908 ini dilatarbelakangi oleh para pekerja pabrik garmen. Mereka menuntut hak berpendapat dan berpolitik.  Pada tahun 1910, organisasi sosialis internasional berkumpul di Kopenhagen untuk menetapkan Hari Perempuan. Usul ini disepakati oleh 100 perempuan dari 17 negara. Namun belum ditetapkan soal tanggal berapa hari tersebut diperingati. 

Bergulir ke tahun berikutnya, Hari Perempuan Internasional ditandai pada 19 Maret dan diperingati di Austria, Jerman, Swis, dan Denmark. Lebih dari 1 juta perempuan dan laki-laki ikut terlibat. 

Pada kurun waktu 1913-1914, Hari Perempuan Internasional dipakai sebagai gerakan penolakan Perang Dunia I. Di sejumlah negara Eropa, Hari Perempuan Internasional dipakai untuk memprotes perang dunia atau sebagai aksi solidaritas sesama wanita. 

Pada tahun 1917, para perempuan Rusia memprotes perang dengan gerakan bertajuk ‘Roti dan Perdamaian’ pada hari Minggu terakhir di bulan Februari. Hari tersebut bertepatan dengan tanggal 8 Maret di kalender Masehi. 4 hari kemudian, Tsar Rusia memberikan hak untuk memilih untuk para perempuan.

Hingga akhirnya pada tahun 1975, untuk pertama kalinya PBB memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret. Sejak saat itulah pada tanggal ini diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional.

Sumber :
https://news.detik.com/berita/3904532/sejarah-hari-perempuan-internasional